Wednesday, February 10, 2021

Kegunaan Pohon Sukun bagi Kehidupan



A. Sebagai Penahan Tanah Longsor

Pohon sukun merupakan jenis pohon berkayu dan dapat mencapai tinggi hingga 30 meter. Pohon sukun mempunyai batang yang lurus dan besar dengan akar papan (banir) yang rendah dan memanjang. Pohon sukun yang sudah berumur biasanya tumbuh besar dan memiliki penampakan yang tinggi besar serta batang pokok yang tegak. Bentuk pohon yang bertajuk renggang, bercabang mendatar dan berdaun besar-besar tersusun berselang-seling, mampu menahan air hujan sehingga pohon sukun juga merupakan indikator keberadaan mata air.

Kemampuan pohon sukun dalam menyerap air hujan ini dapat mampu mencegah banjir dan juga sebagai penahan tanah longsor. Oleh karena itu, perlu digalakkan penanaman pohon sukun ini terutama di daerah-daerah rawan banjir dan tanah longsor.


B. Sebagai Sumber Makanan Sehat dan Terapi Pengobatan

Buah sukun (Artocarpus communis) merupakan bahan pangan alternatif yang kini mulai cukup populer dan dikembangkan diberbagai daerah.  Sukun merupakan salah satu tanaman yang bisa dikonsumsi sebagai sumber makanan sehat terutama sumber karbohidrat. Bahkan sebelum masyarakat nusantara mengenal padi, mereka sudah memanfaatkan sukun sebagai bahan makanan pokok. 

Buah sukun (tak berbiji) merupakan bahan pangan penting sebagai sumber karbohidrat di pelbagai kepulauan di daerah tropik, terutama di Pasifik dan Asia Tenggara. 

Selain sebagai sumber karbohidrat, sukun juga banyak mengandung protein, lemak, dan juga beberapa vitamin serta mineral yang bermanfaat bagi tubuh kita. Kandungan air dalam buah sukun juga cukup tinggi, yaitu sekitar 69,3 %. 

Berikut ini disajikan tabel komposisi zat gizi buah sukun.

Tabel Komposisi  Zat Gizi Sukun per 100 gram bahan

Sumber:  FAO, 1972


Satu buah sukun memiliki bobot sekitar 1,5 kg. Kandungan karbohidratnya sekitar 27%. Dari satu buah sukun dengan bobot daging 1,35 kg dapat diperoleh karbohidrat 365 gram. Dengan demikian, sebagai pengganti beras, satu buah sukun bisa dikonsumsi oleh 3-4 orang. Buah sukun yang telah dimasak cukup bagus sebagai sumber vitamin A dan B komplek tetapi miskin akan vitamin C. 

Kandungan mineral Ca dan P buah sukun lebih baik daripada kentang dan kira-kira sama dengan yang ada dalam ubi jalar. Perbandingan Komposisi kandungan gizi sukun dengan beberapa bahan pangan lainnya dalam 100 gram disajikan dalam tabel berikut.

Tabel perbandingan komposisi kandungan gizi sukun dengan beberapa bahan pangan lainnya


Berdasarkan tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa nilai gizi buah sukun tidak kalah dengan bahan-bahan pangan lainnya yang sering digunakan sebagai bahan pangan pokok ataupun bahan pangan pokok alternatif di Indonesia. Tepung sukun mempunyai prospek yang sangat baik sebagai bahan pangan pengganti beras yang apabila dibandingkan, buah sukun mengandung mineral dan vitamin lebih lengkap tetapi nilai kalorinya rendah, sehingga dapat digunakan untuk makanan diet rendah kalori. Buah sukun juga merupakan bahan pangan yang mempunyai indeks glikemik (IG) yang rendah sehingga dapat berperan membantu mengendalikan kadar gula darah pada tingkat yang aman. Komponen bioaktif buah-buahan yang diduga mempunyai aktivitas hipoglikemik antara lain: alkaloid, glikosida, galaktomanan, polisakarida, peptidoglikan, glikopeptida, terpenoid, asam-asam amino, dan ion anorganik.

Di pulau-pulau Pasifik, kelebihan panen buah sukun akan dipendam dalam lubang tanah dan dibiarkan berfermentasi beberapa minggu lamanya, sehingga berubah menjadi pasta mirip keju yang awet, bergizi dan dapat dibuat menjadi semacam kue panggang. Sukun dapat pula dijadikan keripik dengan cara diiris tipis dan digoreng

Selain itu, sukun dapat juga dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu: direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, sehingga awet dan dapat disimpan lama. Sedangkan timbul, kulur, atau kluwih (yang berbiji) lebih banyak dipetik tatkala muda, untuk dijadikan sayur lodeh, sayur asam, atau ditumis dengan cabai. Biji timbul yang tua juga kerap direbus, digoreng, atau disangrai untuk dijadikan camilan.

Buah sukun segar bisa langsung dimanfaatkan sebagai bahan pangan, lazimnya yaitu dengan cara menggoreng daging buahnya. Agar dapat disimpan lebih lama sebagai bahan pangan, buah sukun dapat diolah menjadi gaplek sukun, tepung sukun, pati sukun, atau tapai sukun, dan lain sebagainya.  Dengan adanya bahan-bahan dasar tersebut, maka aneka panganan dengan bahan baku buah sukun dapat dibuat dan dinikmati setiap saat.

Berikut ini disajikan cara pembuatan beberapa jenis makanan olahan dari buah sukun.


1. Pembuatan pati sukun

Bahan : buah sukun yang sudah tua

Cara membuat :

  1. Kupas bersih sukun, potong-potong, lalu diparut atau diblender
  2. Tambahkan air ke dalam hasil parutan sukun, untuk melarutkan tepung dan memisahkannya dari ampas
  3. Saring berulang kali hingga seluruh pati terlarut
  4. Endapkan pati dan perhatikan lapisan air di bagian atasnya. Semakin jernih air berarti pengendapan semakin baik.
  5. Buang air endapan kemudian jemur pati di bawah terik matahari sampai kering
  6. Simpan pati sukun yang sudah kering dalam plastik.


2. Pembuatan gaplek sukun

Bahan : buah sukun yang sudah tua

Cara membuat :

  1. Kupas bersih sukun lalu dipotong-potong kasar
  2. Iris tipis-tipis potongan buah sukun tersebut
  3. Taruh irisan buah sukun tersebut ke dalam nampan lalu dijemur di bawah terik matahari hingga kering
  4. Balik-baliklah irisan buah sukun yang dijemur tersebut setiap 3 jam sekali agar proses pengeringan gaplek sukun merata dan tidak mudah terkontaminasi oleh jamur.
  5. Untuk hasil yang optimal, penjemuran dapat dilakukan selama 3 hari pada saat musim kemarau.


3.Pembuatan tepung sukun

Bahan : gaplek sukun

Cara membuat :

  1. Tumbuk gaplek sukun yang sudah kering, lalu diayak dengan ayakan halus
  2. Jemur tepung halus yang diperoleh hingga kering


Pohon sukun selain buahnya dapat digunakan sebagai sumber makanan sehat, daunnya pun juga mempunyai manfaat untuk mengobati segala macam penyakit. Daun sukun mempunyai khasiat buat kesehatan, efektif untuk mengobati berbagai penyakit seperti liver, hepatitis, sakit gigi, gatal-gatal, pembesaran limpa, jantung, dan ginjal. Bahkan, masyarakat Ambon memanfaatkan kulit batangnya untuk obat mencairkan darah bagi wanita yang baru 8-10 hari melahirkan.

Beberapa pakar obat tradisional memang meragukan khasiat daun sukun. Namun masyarakat sudah percaya dan membuktikan khasiat daun sukun yang dapat menyembuhkan penyakit liver, jantung dan ginjal. Selain itu, secara empiris, daun sukun mampu menyelamatkan ginjal yang sakit. Sebuah riset yang dilakukan LIPI dengan peneliti asal Cina juga mengungkapkan, daun sukun sangat berguna bagi proses penyembuhan penyakit kardiovaskular.

Manfaat sukun lainnya dapat digunakan sebagai pilihan dalam diet rendah kalori, mengingat kandungan kalori buah sukun lebih rendah dibanding beras, namun memiliki vitamin dan mineral yang lebih lengkap. Selain itu kandungan seratnya yang cukup tinggi baik untuk sistem pencernaan.


No comments:

Post a Comment

14. Jerawat dan pembersih wajah

Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat merupakan penyakit ...