Hampir semua bagian tanaman binahong seperti umbi, batang, bunga, dan daun dapat digunakan dalam terapi herbal untuk pengobatan berbagai jenis penyakit.
1. Umbi (Rhizoma)
Gbr. B.1 Umbi Tanaman Binahong
Umbi Binahong dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan pembengkakan jantung, pembengkakan lever, kencing manis, kerusakan ginjal, dan radang usus besar. Untuk pemakaian obat penyakit dalam, dapat dilakukan dengan meraciknya sebagai berikut :
- ambil rhizoma (umbi) secukupnya,
- cuci bersih umbi tersebut hingga bersih,
- rebus umbi yang sudah dicuci,
- setelah dingin disaring dan hasilnya diminum 2-3 kali sehari,
Cara ini untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, typus, disentri, mencegah stroke, asam urat, dan sakit pinggang. Untuk menambah stamina atau kesegaran jasmani dapat ditambah dengan telur dan madu. Selain itu, ada juga cara lain yaitu dengan mengeringkan umbinya, lalu ditumbuk halus, kemudian dimasukkan dalam kapsul 0,5 mh dan diminum 3 kali sehari.
Sedangkan untuk penyembuhan pembengkakan jantung, pembengkakan lever, kencing manis, kerusakan ginjal, dan radang usus besar dapat dilakukan dengan cara mencampur umbi dengan bahan lain seperti daun sirih, dan temulawak dengan perbandingan ganjil: 7, 9, 13, kemudian di rebus.
Resep herbal yang lain yaitu dengan merebus umbi bersama daun sirih temu rose dengan jumlah selalu ganjil : 7,9,11 untuk penyembuhan :
- pembengkakan jantung
- pembengkakan lever
- kencing manis
- kerusakan ginjal
- radang usus besar
2. Batang
Gbr. B.2 Batang Tanaman Binahong
Batang tanaman binahong berwarna merah dengan bentuk menjalar. Batang tanaman binahong dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kelemahan/lemah syahwat pada laki-laki. Untuk pemakaian luar, daun dan batang ditumbuk halus kemudian dioleskan pada bagian yang sakit. Bahan ini untuk menyembuhkan memar karena terpukul, kena api (panas), rheumatik, pegal linu, nyeri urat, menghaluskan kulit. Sedangkan untuk mengatasi kelemahan laki-laki, dapat dilakukan dengan cara diambil getahnya dan dioleskan pada penis, diamkan beberapa saat kemudian lakukan sanggama dengan istri. Kalau digodog dengan kencur (3 gelas menjadi 1 gelas) diminum tiap malam selama satu minggu, hasilnya juga oke punya.
Resep lain penggunaan batang binahong untuk mengatasi kelemahan laki-laki dapat juga dilakukan sebagai berikut.
- Rebus batang binahong bersama kencur (tiga gelas menjadi satu gelas),
- kemudian diminum tiap malam selama satu minggu.
3. Bunga
Gbr. B.3 Bunga Tanaman Binahong
Bagi pasangan suami istri yang telah lama mengarungi bahtera rumah tangga, tapi belum juga dikarunia keturunan, bunga binahong adalah salah satu alternatif yang perlu dicoba. Bunga binahong dipercaya dapat menyuburkan kandungan. Caranya sangat mudah, yaitu :
- Bunga binahong direbus dengan air (satu gelas menjadi seperempat gelas)
- Diminum setiap hari pagi dan sore.
4. Daun
Gbr. B.4 Daun Tanaman Binahong
Daun binahong digunakan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit seperti typus, maag, radang usus dan ambeien serta untuk menyembuhkan luka dalam dan luar pasca operasi. Daun binahong dapat pula dimanfaatkan untuk mengatasi pembengkakan dan pembekuan darah, memulihkan kondisi lemah setelah sakit, rematik, luka memar terpukul, asam urat dan mencegah stroke.
Daun Binahong adalah jenis tanaman yang amat berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Beberapa lembar daun ini dikunyah hingga halus atau dimasak dengan segelas air dan diminum beserta ampasnya atau lebih mudah di jus atau diblender.
Adapun khasiat dari daun tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit seperti batuk/muntah darah, paru-paru/bolong, diabetes, sesak nafas, borok akut (menahun), patah tulang, darah rendah, radang ginjal, gatal-gatal/eksim kulit, gegar otak ringan/berat, disentri/buang air besar, ambeien berdarah, hidung mimisan, luka pasca bedah/operasi, luka bakar, kecelakaan/cedera benda tajam, jerawat, usus bengkak, gusi berdarah, kurang nafsu makan, haid tidak lancar, penyembuhan pasca bersalin/melahirkan, menjaga stamina tubuh, penghangat badan, lemah syahwat, kanker, dan lain sebagainya.
Daun binahong saat ini telah banyak diolah menjadi berbagai macam obat maupun kosmetik. Produk berbahan daun binahong dapat juga kita temui dalam bentuk teh herbal. Teh herbal daun binahong diolah dari daun binahong yang dikeringkan, jika kita ingin mengkonsumsinya kita hanya perlu menyeduhnya dengan air panas.
Beberapa lembar daun binahong dikunyah hingga halus atau dimasak dengan segelas air dan diminum beserta ampasnya atau lebih mudah (diblender).
Daun ajaib ini mempunyai khasiat sebagai berikut :
- Daun dipipis dengan laos untuk penyembuhan Rhematik
- Daun bersama kunci pepet kemudian direbus untuk cebok untuk mengatasi penyakit keputihan.
5. Daun dan Batang
Kombinasi antara daun dan batang binahong dipercaya dapat dimanfaatkan untuk pemakaian obat luar/borok. Caranya sangat mudah, yaitu dengan menumbuk halus daun dan batang binahong, kemudian dioleskan (dibobok) pada bagian yang sakit.
Resep ini biasa digunakan untuk mengobati :
- Memar karena terpukul
- Luka bacok
- Terkena api/besi panas
- Rheumatik
- Pegal linu
- Nyeri otot
- Menghaluskan kulit.
Manfaat dan khasiat daun binahong telah dikenal lama di mancanegara, antara lain sebagai berikut.
- Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, daun binahong digunakan sebagai obat herbal untuk pengobatan luka, antiinflamasi, dan antihepatotoksik
- Kolombia
Di daerah Kolombia, daun binahong secara tradisional digunakan untuk mengobati diabetes dan sebagai pereda rasa sakit.
- Indonesia
Secara empiris masyarakat tanah air memanfaatkan binahong untuk mengobati nyeri gigi, pembengkakan, nyeri kepala, panas dalam, asam urat, mag, sariawan, luka atau bekas operasi, diabetes, dan menurunkan kolesterol.
- Taiwan
Masyarakat di Taiwan menggunakan daun binahong untuk mengatasi gangguan liver, diabetes mellitus, analgesik, dan sebagai antiinflamasi.
- Laos
Di negara Laos, daun binahong secara tradisional digunakan untuk mengobati artritis atau peradangan dan diare.
- Filiphina
Daun binahong di negara Filiphina digunakan secara topikal untuk mempercepat pematangan bisul
- China
Daun binahong di China telah digunakan sebagai tanaman obat sejak berabad-abad lamanya
- Meksiko
Umbi binahong di Meksiko secara tradisional digunakan untuk mengobati patah tulang dan luka bakar
- Taiwan
Di Taiwan, daun binahong secara tradisional digunakan untuk mengobati diabetes dan pereda sakit
- Vietnam
Daun binahong di Vietnam digunakan sebagai bahan sayuran yang dikonsumsi sehari-hari. Selain itu, daun binahong juga berperan dalam menjaga kesehatan para tentara saat perang Vietnam berlangsung.
Beberapa riset mengenai manfaat dan khasiat tanaman binahong sebagai tanaman obat telah dilakukan oleh beberapa ilmuwan melalui sebuah penelitian. Beberapa riset mengenai tanaman binahong tersebut diantaranya sebagai berikut.
1. Gagal ginjal - Prof. Dr Elin Yulinah Sukandar Apt.
Prof. Dr Elin Yulinah Sukandar Apt, adalah seorang guru besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung yang berhasil melakukan penelitian mengenai potensi binahong untuk diabetes dan penurun kolesterol. Hal ini merupakan salah satu pencegahan untuk mengatasi gagal ginjal.
2. Antioksidan - Dr. Muhammad Da’i MSi Apt dan Devi Ristian Octavia
Dr. Muhammad Da’i Msi Apt dan Devi Ristian Octavia adalah periset dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang melakukan penelitian mengenai kemampuan daun binahong dalam menangkap radikal bebas.
Riset tersebut dilakukan dengan cara mengekstrak daun binahong dengan pelarut petroleum eter, etil asetat, dan etanol. Dalam riset tersebut dicari perbandingan aktivitas penangkap radikal bebas antara binahong dan vitamin E. Nilai IC50 atau nilai penghambatan 50% radikal bebas pada vitamin E sebesar 18,03 µg/ml. Berdasarkan hasil riset tersebut terbukti bahwa nilai IC50 tertinggi adalah ekstrak etanol daun binahong yaitu 49,29 µg/ml. Hal ini berarti bahwa daun binahong mempunyai kemampuan menangkap radikal bebas yang hampir menyamai vitamin E.
3. Antibakteri - Rahmani Arisadita
Rahmani Arisadita, periset dari Universitas Airlangga Surabaya berhasil melakukan penelitian mengenai daun binahong yang mengandung senyawa antibakteri
4. Obat luka - Isnaini Wahyu Hidayati,
Isnaini Wahyu Hidayati, peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surakarta melakukan penelitian terhadap daun binahong, dan diperoleh hasil bahwa daun binahong sangat berkhasiat dalam mengobati luka.
5. Tonikum - Jauhar Arty Asriani,
Jauhar Arty Asriani, seorang peneliti dari Universitas Muhammadiyah Surakarta melakukan penelitian mengenai daun binahong sebagai tonikum.
6. Diabetes Mellitus - Dr. Farida Hayati Msi Apt dan Mir. A Kemila,
Dr. Farida Hayati Msi Apt dan Mir. A Kemila, peneliti dari Universitas Islam Indonesia melakukan penelitian daun binahong dan diperoleh hasil bahwa daun binahong mampu mengatasi diabetes melitus.
7. Hepatoprotektor - Dra. Salmah Orbayinah Apt Mkes dan Adhita Kartyanto,
Dra. Salmah Orbayinah Apt Mkes dan Adhita Kartyanto, adalah periset dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berhasil membuktikan manfaat binahong sebagai hepatoprotektor dan antioksidan.
8. Hipertensi dan Kolesterol - Sri Murni Astuti,
Sri Murni Astuti adalah seorang peneliti dari Universitas Malaysia Pahang yang berhasil membuktikan daun binahong berpotensi mengobati diabetes mellitus, hepatitis, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan pembekuan darah, serta stres mental dan fisik.
Berdasarkan hasil riset yang telah dilakukannya, diketahui bahwa daun binahong mengandung saponin yang tinggi yaitu 28,14 mg per gram daun. Saponin inilah yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol.
9. Afrodisiak - G.M. Gundidza,
G.M. Gundidza adalah seorang periset dari Fakultas Ilmu Kesehatan, University of Witwatersrand, Johannesburg, Afrika Selatan. Beliau melakukan riset mengenai daun binahong dan berhasil menemukan manfaat lain daun binahong yaitu sebagai afrodisiak. Hasil riset tersebut memperkuat keampuhan binahong untuk mengobati berbagai penyakit.
10. Obat luka - Purnamasari Widyastuti,
Purnamasari Widyastuti adalah seorang periset dari Universitas Muhammadiyah Malang. Dari hasil risetnya, Ia berhasil membuktikan secara ilmiah keampuhan binahong mengobati luka. Berdasarkan hasil riset yang telah dilakukannya pula diketahui bahwa daun binahong mengandung senyawa aktif flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan saponin. Senyawa aktif flavonoid berperan langsung sebagai antibiotik dengan mengganggu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Aktivitas farmakologi dari flavonoid adalah sebagai antiinflamasi, analgesik, dan antioksidan.




No comments:
Post a Comment