Monday, June 21, 2021

Mual dan muntah



Mual dan muntah adalah gejala-gejala dari penyakit yang mendasarinya dan bukan penyakit spesifik. Mual adalah perasaan bahwa lambung ingin mengosongkan dirinya, sementara muntah (emesis) adalah aksi dari mengosongkan lambung secara paksa. 

Muntah adalah aksi kekerasan dimana lambung harus menanggulangi tekanan yang normalnya ditempat untuk mempertahankan makanan dan sekresi-sekresi didalam lambung. Lambung hampir membalikkan dirinya dari dalam keluar - memaksakan dirinya kedalam bagian bawah dari esophagus (tabung yang menghubungkan mulut ke lambung) selama episode muntah. 

Ada banyak penyebab-penyebab dari mual dan muntah. Gejala-gejala ini mungkin disebabkan oleh berikut: 

  • Gastritis akut 
  • Penyebab-penyebab pusat (sinyal-sinyal dari otak) 
  • Hubungan dengan penyakit-penyakit lain yang jauh dari lambung 
  • Obat-obat dan perawatan-perawatan medis 
  • Rintangan mekanis dari usus besar 

Untuk mengatasi mual dan muntah dapat dilakukan dengan terapi herbal daun binahong sebagai berikut.

Resep herbal daun binahong untuk mual dan muntah

  1. Ambil 10 lembar daun binahong
  2. Rebus daun binahong tersebut dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas air
  3. Minum ramuan herbal tersebut setiap hari


Monday, June 14, 2021

Kencing manis

  



Kencing manis atau dikenal sebagai diabetes militus sudah sangat banyak sekali diderita, penyakit kelainan metabolisme ini diakibatkan kurangnya hormon insulin. Dampaknya kadar glukosa dalam darah lebih tinggi. Penderita diabetes mudah lelah lantaran glukosa darah tidak dapat diserap dan tidak mengalami metabolisme dalam sel sehingga penderita kekurangan energi. Diabetes militus merupakan penyakit yang muncul akibat tubuh tidak atau kurang memproduksi insulin. Insulin dalam tubuh berfungsi memasukkan glukosa ke dalam sel-sel tubuh, terutama hati dan otot. Diabetes militus atau kencing manis lebih dikenal dengan penyakit gula terjadi jika dalam tubuh terdapat terlalu banyak gula (glukosa) dalam darah. Sebenarnya, glukosa sangat penting bagi tubuh sebagai sumber energi utama untuk jaringan dan otot. Namun, kadar gula dalam darah yang berlebihan dapat menimbulkan masalah yang serius bagi tubuh serta dapat menimbulkan penyakit diabetes.

Ada dua tipe penyakit diabetes, yaitu tipe I dan tipe II. Diabetes tipe I terjadi jika pankreas telah berhenti memproduksi insulin karena mengalami kerusakan, sehingga memerlukan asupan insulin dari luar. Diabetes tipe I biasa diderita oleh anak-anak dan remaja  dibawah usia 20 tahun yang disebabkan oleh kelainan genetika. Penderita diabetes tipe II mengidap penyakit kencing manis lantaran pengaruh gaya hidup, misalnya gaya hidup dan pola makan yang tidak benar. Hal ini terjadi karena tubuh memproduksi insulin, tetapi jumlahnya tidak mencukupi. Diabetes tipe II sering dialami oleh orang dewasa. Baik penderita tipe I maupun II sering haus karena sifat glukosa yang menarik air.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan resiko mengidap penyakit diabetes adalah :

  • Kegemukan atau obesitas, serta menumpuknya lemak dalam tubuh.
  • Kurangnya aktivitas yang dapat berakibat lemak dalam tubuh tidak terpakai sebagai energi
  • Usia yang semakin bertambah sehingga mengakibatkan berkurangnya aktivitas
  • Faktor keturunan
  • Gaya hidup yang tidak sehat.
  • Pola makan, asupan nutrisi dalam makanan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan kegemukan atau obesitas dan penumpukan lemak dalam tubuh, Selain itu, makanan yang banyak mengandung gula seperti teh manis, gorengan, minuman soda dan makanan instan cepat saji adalah penyebab utama penyakit diabetes.
  • Adanya virus dan bakteri human coxsackievirus B4, mumps dan rubela dapat menyebabkan kerusakan sel.
  • Adanya penyakit lain seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) dan kolesterol tinggi.
  • Merokok dan sering stress, selain banyak merugikan kesehatan lainnya juga menjadi salah satu penyebab diabetes.
  • Kurang tidur yang menyebabkan metabolisme tubuh terganggu, dan menyebabkan kemampuan tubuh dalam memproses glukosa menjadi sangat berkurang.
  • Jarang terkena panas matahari yang merupakan sumber Vitamin D terbaik selain dari makanan. Vitamin D ini membantu proses metabolisme tubuh termasuk dalam hal glukosa.

Gejala diabetes yang terdiagnosis lebih dini, bisa segera untuk diambil tindakan untuk menghambat dan pencegahan lebih lanjut, baik dengan obat diabetes maupun diet untuk diabetes. Untuk memastikannya kita harus melakukan tes gula darah. Namun, sebaiknya kita mengetahui gejala diabetes secara umum berikut ini.

• Sering buang air kecil (Poliuri) 

Seringnya buang air pada malam hari dan dengan volume yang banyak dikarenakan, bila kadar gula yang terkandung dalam darah melebihi batas normal (180 mg/dl), maka gula akan dikeluarkan tubuh melalui air kencing. Tubuh menarik banyak air ke dalam air kencing untuk membuat urine yang mengandung gula tersebut bisa keluar dalam keadaan tidak terlalu pekat. Gejala diabetes yang ini akan sangat sering terjadi pada malam hari sehingga sangat mengganggu ketenangan tidur.

• Timbulnya rasa haus yang sangat dan sering. 

Hal ini terjadi karena banyaknya cairan tubuh melalui air kencing yang keluar terlalu sering. Sehingga tubuh akan kekurangan cairan, dan dengan begitu timbullah rasa haus. Pada gejala diabetes ini, pada umumnya penderita ingin selalu minum yang manis, dingin, segar sekaligus banyak. Hal ini semakin memperparah kandungan kadar gula dalam darah yang juga akan semakin naik.

• Timbulnya nafsu makan yang berlebih, tetapi merasa lemas.

Pada penderita diabetes, terjadi masalah dengan insulin yang berakibat asupan gula ke dalam sel-sel tubuh menjadi kurang. Hal ini mengakibatkan kurangnya energi, dan selalu merasa lemas. Dalam keadaan ini tubuh bereaksi dengan meningkatnya nafsu makan, dan timbul rasa lapar yang tidak biasa.

• Timbul rasa pusing atau mual, merasa mudah lelah, gerakan tubuh sedikit terganggu, timbulnya rasa gatal disertai kesemutan pada kaki dan tangan. Apabila ada luka, tidak seperti biasa, butuh waktu lama untuk kering dan sembuh.

Penyakit diabetes dapat diatasi secara pengobatan alternatif dengan terapi herbal daun binahong yaitu dengan cara sebagai berikut.

Resep herbal daun binahong untuk kencing manis

  1. Siapkan 11 lembar daun binahong
  2. Rebus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas
  3. Minum ramuan tersebut setiap hari


Thursday, June 10, 2021

Terapi Kanker dengan Daun Binahong



Kanker adalah pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tubuh yang abnormal, tidak terkontrol, dan tidak terbentuk. Sel-sel kanker akan berkembang dalam tubuh dengan cepat, dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitarnya (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Dalam keadaan normal, sel hanya akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah terus meskipun tubuh tidak memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang disebut tumor ganas (kanker). 

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab kanker. Penyebab kanker bisa akibat dari gabungan beberapa faktor, lingkungan, dan genetik. Beberapa hal yang bisa menyebabkan kanker adalah sebagai berikut.

Faktor keturunan/genetik

Keluarga yang menderita penyakit kanker, akan mempunyai resiko menderita kanker lebih tinggi. Seperti kanker indung telur, kanker kulit, kanker payudara dan kanker usus besar, merupakan penyakit kanker yang cenderung karena faktor keturunan

Faktor lingkungan dan radiasi ionisasi

Sumber-sumber radiasi ionisasi, seperti gas radon, bisa menyebabkan kanker. Keterpaparan terus-menerus terhadap radiasi ultraviolet dari matahari bisa menyebabkan melanoma dan beberapa penyakit kulit yang berbahaya. Diperkirakan 2% dari penyakit kanker di masa yang akan datang dikarenakan CT Scan di saat ini. Radiasi dari frekuensi radio tak berion dari telepon seluler dan sumber-sumber radio frekuensi yang serupa juga dianggap sebagai penyebab kanker, tetapi saat ini sangat sedikit bukti kuat yang mendukung keterkaitan ini. Selain itu, adanya radiasi ionisasi dari sinar rontgen dan radiasi nuklir juga dapat meningkatkan resiko lebih terkena penyakit kanker.

Faktor makanan

Makanan yang mengandung bahan kimia banyak menjadi penyebab kanker. Seringnya mengkonsumsi makanan yang tidak sehat pada manusia modern dewasa ini meningkatkan resiko terkena penyakit kanker, terutama kanker saluran pencernaan.  Beberapa makanan tersebut misalnya: makanan yang diasamkan, makanan yang diasapkan, makanan yang memakai zat pewarna makanan, minuman yang mengandung alkohol, seafood yang tercemar logam berat seperti, kerang, ikan dan makanan lain yang tercemar saat masih di habitatnya. Makanan yang diolah dan diproses secara berlebihan juga meningkatkan resiko dan menjadi penyebab kanker.

Gaya hidup

Faktor gaya hidup dan perilaku sehari-hari juga bisa menjadi penyebab kanker. Merokok mempunyai resiko terkena penyakit kanker mulut, pita suara, kanker paru-paru dan kanker kandung kemih. Selain itu, minuman beralkohol, makanan yang diawetkan, makanan yang banyak mengandung lemak, dan juga berganti-ganti pasangan serta melakukan hubungan intim di usia dini juga dapat menjadi penyebab penyakit kanker

Ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron

Adanya ketidakseimbangan antara hormon progesteron dan esterogen juga menjadi penyebab kanker. Hormon esterogen cenderung merangsang pertumbuhan sel yang akan cenderung menjadi penyakit kanker. Sedangkan hormon progesteron mempunyai fungsi untuk melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang tidak wajar dan berlebihan. Apabila dalam tubuh terjadi kelebihan hormon esterogen dan kekurangan hormon progesteron akan meningkatkan resiko terkena penyakit kanker payudara, leher rahim, dan kanker prostat.

Gangguan keseimbangan tubuh

Stres dan tegang yang terus menerus dapat menyebabkan gangguan keseimbangan tubuh dan mempengaruhi sel menjadi hiperaktif. Sel tubuh berubah menjadi ganas dan menyebabkan penyakit kanker. Selain itu adanya radikal bebas juga menjadi penyebab kanker lainnya.

Radikal bebas

Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai elektron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber - sumber radikal bebas antara lain sebagai berikut : 

  1. Radikal bebas yang terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme. 
  2. Radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari. 
  3. Radikal bebas yang diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis, maupun biologis.

Infeksi

Beberapa infeksi juga bisa menjadi penyebab kanker. Seperti adanya infeksi Clonorchis yang menyebabkan kanker saluran empedu dan pankreas, bakteri Helicobacter Pylori yang menyebabkan kanker lambung, dan infeksi oleh parasit Schistosoma yang menyebabkan kanker kandung kemih.

Virus

Beberapa virus yang bisa menyebabkan kanker antara lain sebagai berikut:

  1. Virus Sitomegalo penyebab sarkoma kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh kulit berwarna merah), 
  2. Virus Hepatitis B yang dapat menyebabkan kanker hati, 
  3. Virus Epstein yang menyebabkan limfoma burkitt, kanker hidung, dan kanker tenggorokan. 
  4. Virus Retro yang menyebabkan limfoma dan kanker darah lainnya. 
  5. Virus Papilloma penyebab kanker leher rahim atau kanker serviks. Kanker leher rahim adalah jenis kanker yang disebabkan oleh virus papilloma  (virus HPV). Virus HPV ini menyerang bagian leher rahim. Proses infeksi virus HPV biasanya tidak disadari oleh penderita, karena proses sampai menjadi Kanker Serviks memakan waktu sekitar 10 – 20 tahun. Selain itu pada waktu berjalannya infeksi virus sampai menjadi Kanker Serviks seringkali tidak ada gejala yang diderita. Kanker Serviks biasanya mengakibatkan pendarahan di vagina, sampai memasuki stadium lanjut, gejala kanker serviks ini tidak terlihat. Tetapi dengan pengamatan yang fokus dengan Pap Smear, kanker leher rahim ini bisa dideteksi lebih awal. Kanker serviks pada umumnya diderita oleh wanita yang berumur diatas 40 tahun. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kanker serviks adalah sebagai berikut.

Keputihan yang dibiarkan tanpa diobati akan semakin mempercepat wanita terserang Kanker Serviks. 

Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti HIV/AIDS mengakibatkan mempunyai resiko bagi penderitanya juga mengidap penyakit kanker Serviks ini.

Pemakaian pembalut wanita yang mengandung dioksin, yang merupakan bahan pemutih dalam proses pembuatan pembalut dengan bahan daur ulang (krayon, kardus dan lain-lain)

Mencuci vagina (kemaluan) menggunakan air yang tidak bersih, seperti misalnya di toilet umum yang tidak terjaga kebersihannya.

Gejala-gejala kanker tergantung pada jaringan atau alat tubuh yang terkena. Secara umum, gejala-gejala kanker ditandai dengan beberapa tanda sebagai berikut.

Perdarahan/pengeluaran cairan yang tidak wajar, seperti  mimisan terus menerus, ludah/batuk/muntah yang berdarah, cairan puting susu yang berdarah, cairan liang rahim yang berdarah (diantara waktu menstruasi/setelah menopause), serta adanya darah dalam air kencing atau kotoran

Perubahan kebiasaan buang air besar

Adanya benjolan pada payudara atau tempat lain

Timbulnya suara serak atau batuk yang menetap

Adanya gangguan pencernaan atau sukar menelan yang terus menerus

Timbulnya suara-suara dalam telinga yang menetap atau tuli

Adanya luka yang tidak sembuh-sembuh

Adanya perubahan pada tahi lalat atau kulit

Timbulnya rasa nyeri yang terjadi akibat tumor yang meluas, menekan syaraf dan pembuluh darah di sekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang sedang tumbuh, dan nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.

Penurunan berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia)

Pencegahan kanker dapat dilakukan dengan deteksi dini adanya kanker atau dengan cara merubah gaya hidup serta pola makan. Upaya pencegahan kanker dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  1. Mewaspadai terhadap adanya tanda-tanda kanker seperti telah disebutkan di atas
  2. Berhenti merokok atau mengunyah tembakau
  3. Diet seimbang atau makan minum seperlunya, kurangi lemak atau makanan olahan yang telah melalui proses pengawetan, pengasapan dan pengasaman. Perbanyak makan makanan yang banyak mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan.
  4. Dapatkan imunisasi hepatitis B
  5. Melakukan beberapa tes penyaringan yang dapat dilakukan dirumah, seperti melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan sangat dapat membantu wanita mendeteksi kanker payudara. Hal ini dilakukan untuk memeriksa adanya benjolan ataupun pengeluaran cairan dari puting susu.
  6. Setiap wanita sebaiknya melakukan pemeriksaan tes pap smear pada ahli ginekologi (tes untuk memeriksa kanker leher rahim) paling tidak sekali setiap dua tahun
  7. Memeriksa secara teratur adanya luka terbuka dimulut yang tidak sembuh - sembuh untuk mendeteksi kanker mulut pada stadium dini.
  8. Memeriksa buah zakar dapat membantu pria mendeteksi kanker secara dini sehingga dapat disembuhkan bila ditemukan pada stadium dini.
  9. Melakukan  pendeteksian kanker yang terkini adalah dengan Digital Infrared Imaging atau Pencitraan Inframerah Digital (PID). Teknik ini untuk memonitor kesehatan payudara dan leher rahim pada wanita terhadap adanya proses prakanker. 
  10. Setelah umur 50 tahun, periksa ke dokter untuk general chek-up (pemeriksaan umum) meliputi pemeriksaan dubur/usus besar, terutama bila terdapat riwayat keluarga penderita kanker.
  11. Melakukan terapi mental yang meliputi pengelolaan stres, menyadari adanya stres, tetap aktif dan bergembira, optimis dalam menjalani hidup, membuang dendam dan kebencian serta mendekatkan diri kepada Tuhan.

Pengobatan terhadap kanker dapat dilakukan dengan metode pengobatan konvensional dan pengobatan herbal. Pengobatan konvensional, meliputi :

  1. Pengobatan dengan kemoterapi, yaitu dengan cara membunuh sel-sel kanker, mengontrol pertumbuhan sel kanker, dan menghentikan pertumbuhan sel kanker agar tidak menyebar. Kemoterapi biasa dilakukan di rumah sakit, klinik swasta, tempat praktek dokter, ruang operasi dan juga di rumah (oleh perawat, penderita sendiri, atau anggota keluarga lainnya). Pengobatan dengan cara ini mempunyai beberapa efek samping, antara lain terjadi penurunan jumlah sel-sel darah (akan kembali normal sekitar seminggu kemudian), infeksi (ditandai dengan panas , sakit tenggorokan, rasa panas saat kencing, menggigil dan luka yang memerah, bengkak, dan rasa hangat), anemia, pendarahan seperti mimisan, rambut rontok, kadang ada keluhan seperti kulit yang gatal dan kering, mual dan muntah, dehidrasi dan tekanan darah rendah, sembelit/konstipasi, diare, serta gangguan sistem syaraf. 
  2. Pengobatan dengan radiasi (penyinaran), yaitu penyinaran yang dilakukan sebelum atau sesudah operasi untuk mengecilkan tumor dan menghancurkan jaringan-jaringan yang sudah terkena kanker. Pengobatan dengan cara ini mempunyai beberapa efek samping, diantaranya penurunan jumlah sel darah putih, mual dan muntah, infeksi dan peradangan, reaksi  pada kulit seperti terbakar sinar matahari, sakit pada mulut dan tenggorokan, terasa lelah, diare, serta dapat menyebabkan kebotakan.
  3. Pengobatan dengan pembedahan
  4. Pengobatan dengan terapi kombinasi antara kemoterapi, penyinaran, dan pembedahan.

Kanker dapat terjadi di setiap tubuh manusia. Kanker yang terjadi pada bagian permukaan tubuh mudah dideteksi, sehingga dapat segera diobati. Namun, kanker yang terjadi di dalam tubuh sulit dideteksi dan kadang-kadang tidak menunjukkan gejala, kemudian setelah stadium lanjut baru diketahui sehingga sulit untuk diobati. Dengan deteksi dini dan cara pengobatan terbaru, banyak jenis kanker yang dapat disembuhkan. Deteksi dini dapat dilakukan dengan pemeriksaan biopsy, sehingga langkah pengobatan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat. Langkah selanjutnya adalah terapi pengobatan dengan cara konvensional. Apabila dengan pengobatan cara konvensional belum dapat diatasi, langkah selanjutnya adalah dengan menggunakan tanaman obat/herbal.

Tanaman obat atau herbal mempunyai peran penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh penderita kanker dan melokalisir sel-sel kanker sehingga sel-sel kanker tidak mudah menyebar dan lebih mudah diangkat. Selain itu, pengobatan dengan menggunakan herbal tidak bersifat toksik sehingga lebih aman untuk tubuh penderita kanker.

Salah satu tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai herbal dalam pengobatan kanker adalah tanaman binahong. Tanaman ini tumbuh liar dipekarangan, dan sangat berguna untuk menyembuhkan penyakit kanker. Untuk membuat ramuan herbal daun binahong sebagai obat kanker caranya sebagai berikut.

Resep herbal daun binahong untuk kanker

  1. Siapkan 10-15 lembar daun binahong
  2. Keringkan kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas air
  3. Minum ramuan herbal tersebut setiap hari


14. Jerawat dan pembersih wajah

Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat merupakan penyakit ...